BUMI CENDERAWASIH

Inspirasi Dari Timur

Bupati Keerom Serahkan Bantuan Dana untuk Pembangunan Gereja Katolik Santo Simon Petrus di Timika

BUMI CENDERAWASIH.ID – Bupati Keerom, Piter Gusbager, menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan Gereja Katolik Santo Simon Petrus di Timika, Papua Tengah, pada Senin (11/5).

Pemberian bantuan ini disebut sebagai prioritas pemerintah untuk mendukung persatuan umat. Selai itu, bantuan ini juga bentuk tanggung jawab moral atas dukungan masyarakat lokal terhadap pendidikannya di masa lalu.

Kunjungannya ke gereja tersebut dilakukan di sela-sela agenda pertemuan kepala daerah se-Tanah Papua di Mimika. Ia merasa memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat suku Amungme dan Kamoro sebagai pemilik hak ulayat di wilayah Mimika.

“Saya adalah salah satu anak Papua yang mendapatkan beasiswa dari LPMAK saat menempuh studi Sarjana Kehutanan. Dana tersebut berasal dari masyarakat Amungme dan Kamoro. Ini adalah tanggung jawab moral saya untuk kembali dan melihat mereka,” ungkap Bupati Gusbager saat ditemui di lokasi pembangunan gereja.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu menyebut dirinya sudah menerima proposal sejak tahun 2023. Namun kebijakan fiskal daerah pada 2023 sempat menghambat penyaluran bantuan tersebut, sehingga komitmen tersebut baru dapat direalisasikan di tahun ini.

Bupati dua periode itu menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom tahun ini mengalokasikan bantuan untuk berbagai rumah ibadah, baik di dalam maupun di luar wilayah Keerom.

Menurutnya, membantu sesama merupakan prinsip “lima roti dan dua ikan” yang ia yakini dapat membawa keberkahan bagi pembangunan daerah Keerom.

“Kami tidak ingin rezeki untuk masyarakat Keerom hanya dinikmati sendiri. Ada bagian yang harus diberikan kepada orang lain yang membutuhkan. Sebelumnya kami juga telah membantu beberapa titik masjid dan gereja di Keerom dan Jayapura,” katanya.

Bupati Gusbager telah menyerahkan dana secara simbolis dalam bentuk uang muka senilai Rp100 juta, dan pelunasan total Rp1 miliar dijadwalkan selesai dalam beberapa waktu kedepan.

Mewakili jemaat sekaligus anggota DPRD Papua Tengah, Yohanis Kemong, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Pemkab Keerom dalam hal ini Bupati Gusbager.

Ia mengakui bahwa pembangunan gereja tersebut selama ini mengalami kendala pendanaan meskipun berada di wilayah penghasil tambang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Keerom dan masyarakat Keerom. Meskipun wilayah ini dikenal sebagai daerah Freeport, kami cukup kesulitan menyelesaikan pembangunan gereja ini secara mandiri,” ujarnya.

“Bantuan ini menjadi penyemangat bagi umat suku Amungme agar pembangunan tempat ibadah ini segera rampung,” Ungkapnya.(YAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup