Bersih-Bersih, Satgas Operasi Penyakit Masyarakat Polres Keerom Amankan Sejumlah Pelaku
BUMI CENDERAWASIH.ID – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, Satreskrim Polres Keerom melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) pada Kamis (18/06/2026) dengan sasaran praktik pungutan liar (pungli), peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkotika serta berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas di wilayah Kabupaten Keerom.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetni Leonard Sohilait, S.H., M.H., merupakan tindak lanjut atas berbagai laporan dan keluhan masyarakat maupun pengguna Jalan Trans Jayapura–Wamena yang merasa resah akibat maraknya aksi pungli, konsumsi minuman keras dan dugaan peredaran narkotika di sejumlah titik wilayah Kabupaten Keerom.
Dalam pelaksanaan operasi, personel gabungan Satreskrim, Tim Khusus (Timsus) dan Satintelkam Polres Keerom melakukan patroli serta penyisiran di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran operasi. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga melakukan aktivitas pungutan liar di sepanjang Jalan Trans Papua.
Saat melintas di wilayah Kampung Sawi Tami, Distrik Mannem, petugas menemukan dua orang yang berada di bawah pengaruh minuman keras dan diduga meminta sejumlah uang kepada para pengendara yang melintas. Keduanya langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Arso Kota untuk dilakukan pendataan, pembinaan serta pemeriksaan lebih lanjut.
Operasi kemudian berlanjut ke wilayah Jembatan Kampung Piyawi. Di lokasi tersebut, petugas menemukan empat pemuda yang sedang melakukan pengecoran jalan dan meminta imbalan kepada pengguna jalan. Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan satu bungkus plastik yang diduga berisi narkotika jenis ganja dari salah satu pemuda yang berada di lokasi. Keempatnya kemudian diamankan guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Selain menindak aktivitas pungli dan dugaan penyalahgunaan narkotika, personel juga melakukan penyisiran terhadap sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan minuman keras. Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan satu botol minuman beralkohol dari salah satu rumah warga.
Tidak berhenti di situ, petugas juga menyasar Kampung Yanamaa PIR I yang diduga menjadi lokasi produksi minuman lokal jenis Stim. Dari hasil pemeriksaan, personel berhasil mengamankan delapan jerigen minuman lokal jenis Stim beserta sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk proses pembuatannya, berupa kompor dan wajan.
Dalam perjalanan kembali menuju Mako Polres Keerom, personel kembali menemukan sejumlah pemuda yang berada di bawah pengaruh minuman keras di depan SMP Negeri 1 Arso dan diduga melakukan pemalakan terhadap masyarakat maupun pengguna jalan. Para pemuda tersebut langsung diamankan guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Seluruh orang yang diamankan beserta barang bukti hasil operasi kemudian dibawa ke Polres Keerom dan Polsek Arso Kota untuk dilakukan pemeriksaan, pendataan, pembinaan, serta proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetni Leonard Sohilait, S.H., M.H., menegaskan bahwa Operasi Pekat akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polres Keerom dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, praktik pungutan liar, penyalahgunaan minuman keras, maupun peredaran narkotika merupakan penyakit masyarakat yang harus ditindak secara tegas karena berpotensi memicu terjadinya tindak pidana dan gangguan kamtibmas lainnya.
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum serta tidak memberikan ruang bagi praktik pungutan liar di sepanjang Jalan Trans Papua. Polres Keerom mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan, termasuk penyalahgunaan narkotika maupun peredaran minuman keras ilegal.
Lebih lanjut, Kasat Reskrim menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Menurutnya, keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat dalam membantu tugas kepolisian. Polres Keerom berkomitmen untuk terus menindaklanjuti setiap laporan yang masuk guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Keerom.(YAM)

Tinggalkan Balasan