Laka Tunggal di Kampung Ubiyau, Satu Meninggal Dunia dan Empat Luka Ringa
BUMI CENDERAWASIH.ID – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan poros Kampung Ubiyau, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Rabu (08/04/2026) sekitar pukul 16.30 WIT. Peristiwa tersebut melibatkan satu unit kendaraan Truck Dayna warna merah dengan nomor polisi PA 9770 AF yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia (MD) dan empat orang mengalami luka ringan (LR).
Berdasarkan laporan yang diterima Polres Keerom, kecelakaan bermula saat kendaraan yang melaju dari arah Kampung Nawa menuju Kampung Yuwanain tidak mampu menanjak di lokasi kejadian. Saat berada di tanjakan sebelum Kampung Ubiyau, kendaraan tersebut kehilangan tenaga, kemudian mundur dan tergelincir ke jurang di sisi jalan.
Akibat kejadian tersebut, seorang penumpang AM (19) dilaporkan meninggal dunia di tempat setelah mengalami luka berat berupa patah tulang pada bagian punggung akibat tertindih badan kendaraan. Sementara empat penumpang lainnya mengalami luka ringan seperti lecet, memar dan nyeri pada beberapa bagian tubuh.
Adapun kondisi jalan di lokasi kejadian berupa tanjakan dengan permukaan berbatu karang, dalam kondisi hujan pada sore hari, yang diduga turut mempengaruhi kecelakaan. Kerugian materil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai puluhan juta Rupiah dengan kerusakan pada bagian kepala kendaraan sebelah kanan.
Personel Sat Lantas Polres Keerom yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pengecekan kondisi korban, mengumpulkan data identitas korban dan saksi, serta membuat laporan polisi. Saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut telah ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Polres Keerom untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H.,S.I.K.,M.H., melalui Kasat Lantas Polres Keerom IPTU Fanny H. Krebru, S.H., M.H, menyampaikan bahwa pihaknya turut berduka cita atas kejadian tersebut dan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya di jalur tanjakan dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat. “Kami mengingatkan agar setiap pengemudi memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum digunakan, terutama saat melintasi medan berat seperti tanjakan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa faktor teknis kendaraan dan kondisi jalan menjadi perhatian penting dalam keselamatan berlalu lintas. “Pengemudi diharapkan tidak memaksakan kendaraan apabila tidak mampu menanjak, serta memperhatikan muatan agar tidak melebihi kapasitas yang dapat membahayakan keselamatan,” tambahnya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli serta edukasi kepada masyarakat guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Keerom. “Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara demi menghindari kejadian serupa,” tutupnya.(YAM)

Tinggalkan Balasan