BUMI CENDERAWASIH

Inspirasi Dari Timur

Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Libatkan Anak- Anak Senggi dalam Pemetaan Lewat “Patriot Cilik”

BUMI CENDERAWASIH.ID – Tim 16 Ekspedisi Patriot UNDIP mendorong literasi spasial anak-anak di Kawasan Transmigrasi (KT) Senggi, Kabupaten Keerom, Papua, melalui program “Catatan Patriot Cilik 2026”. Kegiatan yang dilaksanakan di SD Negeri Soom ini melibatkan siswa kelas 5 dan 6 melalui pendekatan pemetaan partisipatif dan pengenalan dasar perencanaan wilayah.

Program tersebut mengajak anak-anak mengenali lingkungan yang mereka temui sehari-hari. Mereka diperkenalkan pada konsep dasar peta, kemudian mengamati jalan, sungai, rumah, tempat ibadah, kebun, fasilitas umum, serta ruang yang menjadi bagian dari aktivitas mereka. Hasil pengamatan dituangkan ke dalam peta partisipatif menggunakan simbol, warna, dan gambar, kemudian dipresentasikan.

“Kami menggunakan metode pemetaan partisipatif serta perencanaan dasar untuk anak sebagai pendekatan pembelajaran kontekstual dan partisipatif untuk usia anak-anak,” kata Koordinator Lapangan Tim 16 Ekspedisi Patriot UNDIP, Rifat Farhan.

Ia menjelaskan, anak-anak mendapatkan pendampingan untuk mengidentifikasi berbagai objek di lingkungan sekitar dan menuangkannya ke dalam peta.
“Selama proses itu kami juga memberikan pendampingan kepada anak-anak untuk mengidentifikasi berbagai objek yang mereka temui dan menuangkannya ke dalam peta. Jadi mereka belajar melihat lingkungan bukan hanya sebagai tempat yang mereka lewati, tetapi sebagai ruang yang memiliki berbagai fungsi,” ucapnya.

Selain pemetaan, anak-anak mengikuti sesi “Gambar Harapan” untuk menyampaikan gagasan mengenai lingkungan yang mereka inginkan. Mereka menggambarkan fasilitas, ruang, maupun perubahan yang menurut mereka dibutuhkan di kampung, kemudian mempresentasikan hasil pemetaan dan gambar harapan tersebut.
“Kami juga ingin mendengar bagaimana anak-anak membayangkan kampung mereka di masa depan. Dari gambar yang mereka buat, mereka bisa menyampaikan apa yang menurut mereka dibutuhkan dan seperti apa lingkungan yang mereka inginkan,” kata Rahma, Anggota Tim 16 Ekspedisi Patriot UNDIP.

Salah satu peserta Patriot Cilik, Imanuel, menggambarkan wilayah tempat tinggalnya di SP 2 Woslay sebagai kawasan pertanian yang maju. Melalui gambar tersebut, ia menyampaikan harapannya agar pertanian di wilayahnya dapat berkembang dan menjadi lebih baik.
“Di gambar saya, SP 2 Woslay saya buat menjadi wilayah pertanian yang maju. Saya ingin pertaniannya berkembang dan bisa menjadi lebih baik,” ujar Imanuel.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta, rangkaian kegiatan juga ditutup dengan penyerahan sertifikat pembelajaran Patriot Cilik kepada anak-anak. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Provinsi Papua, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Mathius Derek Fakhiri, S.I.K., M.H., sebagai penghargaan atas keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran, pemetaan partisipatif, dan pengenalan lingkungan sekitar.

Program Catatan Patriot Cilik 2026 merupakan bagian dari kegiatan Tim 16 Ekspedisi Patriot UNDIP di KT Senggi. Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat membantu anak-anak mengenali lingkungan, memahami ruang di sekitar mereka, serta berani menyampaikan gagasan mengenai kondisi kampung yang mereka harapkan.(YAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup