Polres Keerom Respon Cepat Pengaduan Masyarakat, 11 Unit Meriam Spirtus Berhasil Diamankan
BUMI CENDERAWASIH.ID – Dalam rangka memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Polres Keerom melalui Piket Siaga Pleton V melaksanakan respon cepat terhadap aduan masyarakat mengenai penggunaan meriam spirtus di wilayah Distrik Arso. Kegiatan penertiban ini dipimpin oleh Danton IPDA Sahabuddin B. K., S.H., dan diikuti seluruh personel Piket Pleton V, Sabtu (15/11/2025).
Patroli yang diawali di Jalan Garuda, Kampung Yuwanain, berhasil menemukan sejumlah anak di bawah umur yang membawa dan memainkan meriam spirtus. Menindaklanjuti temuan tersebut, personel memberikan imbauan kepada anak-anak dan warga sekitar terkait bahaya meriam spirtus yang dapat mengakibatkan luka serius, membahayakan orang lain serta memicu potensi gangguan kamtibmas.
Dalam giat tersebut, petugas mengamankan 11 unit meriam spirtus serta 1 botol cairan spirtus yang langsung dimusnahkan di lokasi. Sementara itu, belasan meriam spirtus dibawa ke Polres Keerom untuk dijadikan barang bukti untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Pleton V dalam merespons aduan masyarakat, khususnya menjelang masa rawan penggunaan petasan maupun meriam spirtus. Kapolres menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen melindungi masyarakat dari aktivitas berbahaya yang melibatkan anak-anak.
“Kami mengapresiasi respon cepat personel Pleton V dalam menertibkan penggunaan meriam spirtus. Penertiban ini sangat penting dilakukan menjelang periode rawan terjadinya insiden akibat petasan maupun meriam spirtus. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga keamanan masyarakat, khususnya anak-anak,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Polres Keerom akan meningkatkan patroli di wilayah yang dianggap rawan guna memastikan keamanan tetap terjaga. Kapolres juga mengajak orang tua dan tokoh masyarakat untuk berperan aktif mengawasi anak-anak serta memberikan pemahaman mengenai risiko penggunaan meriam spirtus.
“Meriam spirtus sangat berbahaya karena dapat menyebabkan luka serius dan memicu gangguan keamanan. Kami tidak ingin ada korban jiwa maupun kerusakan lingkungan akibat aktivitas tersebut, sehingga langkah pencegahan akan terus menjadi prioritas Polres Keerom,” tambahnya.
“Kami mengajak orang tua dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi anak-anak serta memberikan pemahaman tentang bahaya meriam spirtus. Keselamatan anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Kapolres.(YAM)


Tinggalkan Balasan