Dalam Rangka HUT Darma Wanita, Rivani M Moningka Buka Pembuatan Kue Kering
BUMI CENDERAWASIH.ID – Ketua Darma Wanita Persatuan Kabupaten Keerom, Ny. Dra. Rivani M. Moningka, M.MPd. Membuka Kegiatan Pembuatan Kue Kering Dalam Rangka HUT Darma Wanita Kabupaten Keerom Yang ke 26 Tahun Kegiatan ini Berlangsung Di Aula SMA Negeri Satu Keerom Pada Hari Kamis (20/11/2025).
Turut Hadir Seluruh anggota Darma Wanita ,seluruh unsur OPD dan seluruh peserta Pelatihan Pembuatan Kue Kering Berbahan lokal yang berbahagia.
Selanjutnya dalam Sambutan ini Ketua Darma Wanita Kabupaten Keerom Menyampaikan Sebagaimana kita ketahui, Kabupaten Keerom saat ini terus mendorong percepatan pembangunan melalui Delapan Aspek Transformasi Keerom Maju. Dharma Wanita sebagai bagian dari pemerintah memiliki peran penting dalam menggerakkan keluarga dan masyarakat agar transformasi ini benar-benar menyentuh kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, setidaknya ada beberapa aspek transformasi yang kita wujudkan bersama:
1. Transformasi Ekonomi Lokal
Penggunaan bahan lokal seperti sagu, pisang, keladi, ubi, dan komoditas unggulan Keerom lainnya bukan hanya menciptakan produk kuliner khas, tetapi juga membuka peluang usaha rumahan bagi ibu-ibu. Ini mendukung pertumbuhan ekonomi mikro yang berkelanjutan.
2. Transformasi Sumber Daya Manusia
Pelatihan ini menjadi sarana peningkatan kapasitas, keterampilan, dan kreativitas perempuan di Keerom. Semakin banyak perempuan yang terampil, semakin maju pula kualitas keluarga dan masyarakat kita
3. Transformasi Sosial dan Budaya
Pemanfaatan bahan pangan lokal berarti kita menjaga identitas, kearifan lokal, dan warisan kuliner daerah. Kita bangga dengan apa yang tumbuh di tanah kita sendiri dan menjadikannya produk bernilai.
4. Transformasi Kelembagaan dan Kemitraan.
Kolaborasi PKK dengan Dharma Wanita unsur OPD hari ini menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dan kebersamaan adalah kunci percepatan pembangunan di Keerom.
Ketua Darma Wanita Kabupaten Keerom Mengimbau Saya berharap pelatihan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan benar-benar menghasilkan kemampuan praktis yang dapat diaplikasikan di rumah, bahkan ditingkatkan menjadi usaha produktif. Saya ingin melihat lahirnya kelompok-kelompok UMKM perempuan yang kuat, kreatif, dan mampu bersaing, baik di tingkat lokal maupun lebih luas. Kepada seluruh peserta, ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Serap ilmu dari para instruktur, berlatihlah dengan tekun, dan jangan ragu berinovasi. Bahan lokal kita sangat kaya-tinggal bagaimana kita mengolahnya menjadi produk yang bernilai jual.
“Akhir kata saya mengucapkan terima kasih kepada panitia, para narasumber, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga pelatihan ini membawa manfaat besar bagi kita semua.
Dengan memohon perlindungan Tuhan Yang Maha ESa, pelatihan Pembuatan Kue Kering Bisa berjalan dengan baik,” tutupnya.(YAM)


Tinggalkan Balasan