Piter Gusbager Pimpin Langsung Apel Gabungan ASN, TNI dan Polri
BUMI CENDERAWASIH.ID – Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut.MUP., memimpin Apel Gabungan bersama ASN, TNI/POLRI yang dilaksanakan pada senin ( 12/1/26 ) di lapangan sepak bola Arso Swakarsa, Distrik Arso.
Turut hadir juga dalam apel gabungan ini, Wakil Bupati Keerom, Drs. Daud, M.Si., Pj. Sekda Keerom, Ketua DPRK Keerom, Wakapolres Keerom, Komandan Batayon 815 dan lainnya.
Usai Apel, kepada media Bupati PG menjelaskan bahwa Apel Gabungan di awal Tahun 2026 ini sebagai momentum untuk mengevaluasi diri, keluarga, lingkungan kerja, dan memotivasi diri untuk lebih fokus bekerja pada tugas panggilan sebagai ASN, TNI/POLRI.
” Kita tau bahwa Keerom adalah daerah perbatasan maka perlu kita membangun sinergitas, karena banyak sekali tantangan di wilayah ini yang harus dimitigasi lewat suatu kesepahaman dan kolaboratif”, ujarnya.
Momentum apel ini juga kita menyerukan semangat kesatuan dan persatuan yang harus terus dibangun, karena Keerom adalah rumah besar kita bersama.
Kesempatan itu ia juga menyampaikan terima kasih kepada ASN, TNI/POLRI yang purna tugas di tahun 2025, yang telah mengabdikan dirinya di negeri tapal batas.
Ia berpesan kepada ASN, TNI/POLRI yang masih aktif dan mengabdikan dirinya di Kabupaten Keerom untuk bekerja sebaik mungkin, jujur dan penuh tanggungjawab melayani masyarakat.
Selain itu, ia menegaskan bahwa pemkab Keerom akan segera membuka Formasih CPNS kuotanya kurang lebih 500 di bulan Februari.
” saya diberikan jatah dari pusat 260 dan dari Gubernur Papua sekitar 200 sehingga hampir 500 nanti kita buka khusus anak-anak di Kabupaten Keerom”, ungkapnya.
Bupati 2 periode itu juga membeberkan bahwa dalam waktu dekat akan menutup 3 perusahan besar yang beroperasi di Keerom dan iloknya dicabut. Menurutnya hal itu sudah disepakati bersama Gubernur Papua.
” 3 perusahaan ini telah lalai melakukan kewajibannya dan juga lalai dalam menjaga lingkungan”, tegasnya.
Ia berpesan agar tambang-tambang ilegal di Keerom segera mengevaluasi diri, jangan merusak lingkungan karena berdampak pada kepunahan spesies lokal dan lainnya.(YAM)


Tinggalkan Balasan